Untukmu, yang selalu memiliki rindu namun sulit disampaikan
Untukmu, yang selalu menjadi sosok panutan sekaligus kesayangan
Untukmu, yang selalu menjadi kebanggaan luar biasaku
Pada do'a yang tak pernah putus, juga kecintaan yang tak pernah pudar
Untukmu, pria terhebat yang selalu ingin kucium tangannya sebelum kemanapun aku pergi
Selamat Ulang Tahun, Romo
Untuk setiap perhatian, kasih sayang, dan petuah yang aku dapatkan
Ketika keringat mulai mengucur lalu kau duduk sebentar kemudian bersiap bangun. Aku mengerti, mengerti bagaimana kau mengajariku jangan cepat menyerah.
Ketika diam berarti tidak dan kemarahan tanpa kata kata. Aku mengerti, mengerti bagaimana menjaga perasaan yang lain.
Ketika kekhawatiranmu yang sering kuanggap berlebihan, kemudian aku pahami. Kau yang hampir ikut menitikkan air mata ketika aku takut masuk ruang operasi. Aku mengerti, ada ketulusan yang tak terbalaskan disana.
Ketika canda tawa dan kelakar-kelakarmu yang sering kuanggap tak lucu. Tapi, aku mengerti ada kebahagiaan yang sebenarnya pada dirimu.
Terima kasih ...
Maaf karena aku terlalu sibuk dengan "aku" yang bertambah dewasa, sehingga aku lupa kau pun bertambah senja
Maaf karena aku yang sering membuatmu sibuk memikirkan bagaimana aku bisa sembuh, sehingga kau lupa, kaupun bisa sakit
Maaf ...
Maaf karena aku terlalu sibuk dengan priaku, sehingga aku lupa kau pun bisa cemburu.
Tapi percayalah,
Pada saatnya nanti akan kubawa dia kehadapanmu dan akan kau relakan sebagian sayangku untuknya.
Ya, dia pria baik :)
Sekali lagi, selamat ulang tahun romo
Begitu banyak doa yang ingin kupanjatkan
Tapi hanya kau yang sehat sampai aku bisa membalas sebagian keringatmu yang aku inginkan
Semoga kebahagiaan ini selalu ada, seperti kasihmu yang tak akan menua bersama senja
Selamat ulang tahun, romo.
Aku menyayangimu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar