Senin, 28 Oktober 2013

Selamat Ulang Tahun, Romo :)

Untukmu, yang selalu memiliki rindu namun sulit disampaikan
Untukmu, yang selalu menjadi sosok panutan sekaligus kesayangan
Untukmu, yang selalu menjadi kebanggaan luar biasaku
Pada do'a yang tak pernah putus, juga kecintaan yang tak pernah pudar
Untukmu, pria terhebat yang selalu ingin kucium tangannya sebelum kemanapun aku pergi

Selamat Ulang Tahun, Romo

Untuk setiap perhatian, kasih sayang, dan petuah yang aku dapatkan

Ketika keringat mulai mengucur lalu kau duduk sebentar kemudian bersiap bangun. Aku mengerti, mengerti bagaimana kau mengajariku jangan cepat menyerah.

Ketika diam berarti tidak dan kemarahan tanpa kata kata. Aku mengerti, mengerti bagaimana menjaga perasaan yang lain.

Ketika kekhawatiranmu yang sering kuanggap berlebihan, kemudian aku pahami. Kau yang hampir ikut menitikkan air mata ketika aku takut masuk ruang operasi. Aku mengerti, ada ketulusan yang tak terbalaskan disana.

Ketika canda tawa dan kelakar-kelakarmu yang sering kuanggap tak lucu. Tapi, aku mengerti ada kebahagiaan yang sebenarnya pada dirimu.

Terima kasih ...

Maaf karena aku terlalu sibuk dengan "aku" yang bertambah dewasa, sehingga aku lupa kau pun bertambah senja

Maaf karena aku yang sering membuatmu sibuk memikirkan bagaimana aku bisa sembuh, sehingga kau lupa, kaupun bisa sakit

Maaf ...

Maaf karena aku terlalu sibuk dengan priaku, sehingga aku lupa kau pun bisa cemburu.
Tapi percayalah,
Pada saatnya nanti akan kubawa dia kehadapanmu dan akan kau relakan sebagian sayangku untuknya.
Ya, dia pria baik :)

Sekali lagi, selamat ulang tahun romo
Begitu banyak doa yang ingin kupanjatkan
Tapi hanya kau yang sehat sampai aku bisa membalas sebagian keringatmu yang aku inginkan
Semoga kebahagiaan ini selalu ada, seperti kasihmu yang tak akan menua bersama senja
Selamat ulang tahun, romo.
Aku menyayangimu..

Sabtu, 26 Oktober 2013

Ralat

Aku lupa bercerita, juga meralat ketakutanku dulu.
Entahlah, di dunia ini memang tidak ada hal yang pasti, kecuali pada saatnya kita akan mati x)
Aku, kamu, dan jarak kita. Aku tidak merasa berat dengan ini, aku bahagia, meskipun tidak sebahagia ketika aku bersamamu sepuasnya. Aku bahagia ketika aku memiliki setumpuk rindu, kemudian di akhir minggu kita bertemu. Menyenangkan. Melihatmu tersenyum saja aku sudah tenang. Entahlah, karena jarak kita yang tidak seberapa atau kamu yang begitu hebatnya. Kamu membuatku begitu nyaman dengan ini, terima kasih :)
Aku menyayangimu..

Seperti Sepasang Sepatu

Aku sudah pernah bilang "kita ini sesederhana sepasang sepatu", bukan?
Ya, aku menyayangimu sesederhana itu, seperti sepasang sepatu
Sang kiri yang membutuhkan sang kanan,  sebaliknya
Sang kiri yang tak akan berguna tanpa sang kanan, sebaliknya
Sang kiri yang berjalan beriringan dengan sang kanan
Tidak selalu di depan untuk memimpin
Tidak selalu di belakang untuk mengikuti
Tidak juga selalu di atasnya untuk menginjak
Dan dibawahnya untuk menjunjung
Tapi disampingnya...
untuk saling mengamati,
untuk saling melindungi,
juga saling berbagi.

Pun aku,

Aku ingin di sampingmu
Bukan di atas atau dibawahmu
Bukan juga di depan atau di belakangmu
Tapi di sampingmu, tepat sebelah lenganmu, dimana aku bisa menggandengmu
... berjalan bersama :)

Terima kasih, kamu :)

Jika aku menulis tentangmu, mungkin tidak pernah selesai
Kamu yang selalu sabar
Kamu yang selalu memperlakukanku dengan sangat baik
Kamu yang memiliki segalanya yang aku butuhkan
Kamu yang seperti ayahku, kakakku, temanku, juga kadang adikku
Aku berterima kasih karena kamu tetap bertahan, kamu tahu rasanya jadi aku?
Aku bahagia, bahagia memilikimu.
Sungguh :))

Selasa, 15 Oktober 2013

Ketika Mungkin Kamu Lelah

(mungkin) aku tak selamanya menarik, untukmu
(mungkin) aku tak selamanya menyenangkan, untukmu
(mungkin) aku tak selamanya membahagiakan, untukmu
Dan ...
(mungkin) kamu tak selamanya memiliki rasa yang sama untukku
Aku tak tahu
Ya, mungkin ada kalanya dimana kamu lelah
... atau aku yang terlalu membosankan?
Entahlah, aku mengerti jika kamu jenuh
Kamu boleh berhenti sebentar untuk duduk, selama yang kamu perlu, sampai kamu sanggup berjalan lagi
Dan aku, aku akan tetap disampingmu
Menggenggam tanganmu, menggandeng tanganmu
Selagi aku mampu ... selagi kamu mau :)

Jumat, 11 Oktober 2013

Bagaimana?

Ketika aku tidak berkata didepanmu, bukan karena aku enggan.
Aku hanya tidak tahu bagaimana aku harus berkata yang selalu menyenangkanmu.
Aku hanya takut kamu terlalu bosan dengan semua yang pernah kamu dengar. Bagaimana dengan tulisan?
Aku takut kamu tidak sempat membacanya.
Atau kamu membacanya, tapi tidak suka dengan tulisannya.
Aku tidak tahu bagian mana dari diriku yang paling kamu suka.
Aku tidak tahu.
Aku tidak tahu..

Sabtu, 10 November 2012

bukan aku, tapi kita :)

Pejamkan mata sebelum kamu memulai ini semua
kamu mungkin akan lelah, tapi tenang ...
aku bisa memijitmu, dengan kasih sayang.
tidak cukup?
bagaimana jika dengan seluruh yang aku punya?
tidak cukup juga?
iya ...
karena aku saja tidak cukup, yang kamu butuhkan bukan aku,
tapi "kita" :)